Asaku Tuk Gapai HMPS

Kita bersaudara sejak saling mengerti nama (atau bahkan sebelum mengerti rupa?), karenanya, ada setitik harap agar bisa miliki jalan juang yang serupa. Lebih dari duduk di bawah atap dan ruang kelas yang sama.

Sepertinya menyenangkan (atau mungkin menenangkan) untuk bisa berjuang dalam dekapan program studi yang kita banggakan. Berkontribusi dan berderma bersama untuk prodi, agar kebermanfaatan yang dimiliki tak lagi hanya untuk diri sendiri.

Formulir yang tak hanya satu dua, berkas yang menyita waktu dan tenaga, serta hal-hal baru yang mau tak mau harus dilengkapi walau terasa rumit sekali. Kala itu, yakinku hanya satu, hal-hal sulit tak akan berpengaruh pada niat yang kukuh.

Tiba juga saat wawancara, dengan satu pertanyaan terakhir yang mengantar pada bimbang curiga, “Bagaimana jika kamu ditempatkan di divisi B dan bukan divisi A?” ah, bagaimana cara menjawab yang sempurna? apa pula jadinya jika ditempatkan di bidang yang tidak kutahu dan mau?.

Seperti iman, niat dan tekad baik seringkali disertai harap dan takut. Harap-harap diterima dengan segala sisi baiknya, juga takut-takut harus ditolak atau justru diterima dengan menanggung banyak resiko kelak.

Lalu hari itu tiba, nama-nama anggota yang diterima tersebar di mana-mana. Ada namaku di sana, di bawah naungan divisi yang serupa dengan tulisanku di formulir pendaftaran dulu. Segala puji bagi Allah yang Maha Tahu.

“Nanti malam rapat besar perdana,” begitu ucap Sang Ketua. Ah, akhirnya, harap ini nyaris tiba di perantauannya. Semoga niat juang baik ini tak sirna, hingga akhir masa jabatan tiba. semoga.

 

اَللّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوْبَ

قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَي مَحَبَّتِكَ

وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ

وَتَوَحَّدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ

وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيْعَتِكَ

فَوَثِّقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا

وَأَدِمْ وُدَّهَا

وَاهْدِهَا سُبُلَهَا

وَامْلَأَهَا بِنُوْرِكَ الَّذِيْ لاَ يَخْبُوْا

وَاشْرَحْ صُدُوْرَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ

وَجَمِيْلِ التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ

وَاَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ

وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِيْ سَبِيْلِكَ

إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْر